Header Ads Widget

Koperasi Simpan Pinjam CU Florette Dorong Anggota Untuk Bisnis


Pengurus dan Managemen Koperasi Simpan Pinjam (KSP) CU Florette melaksanakan sosialisasi kepada calon Anggota di Rai, Sabtu (23/4/2022) bertempat di Kampung Rai, Desa Rai, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai


umpungjayasiar.com,
RUTENG. Pengurus dan Managemen Koperasi Simpan Pinjam (KSP) CU Florette melaksanakan sosialisasi kepada calon anggota di Rai, Sabtu (23/4/2022) bertempat di Kampung Rai, di rumah Rikard Haryanto, salah satu anggota KSP CU Florette. Kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang, sebagian besar dari mereka adalah petani agrobinis sayur-sayuran. Tujuannya, untuk mendorong mereka bergabung menjadi anggota dan membentuk satu Tempat Pelayanan (TP).

Richardus Roden Urut, pengurus KSP CU Florette pada kesempatan itu menjelaskan tentang mengapa kita mesti menjadi anggota KSP CU Florette. Dijelaskan kepada peserta yang hadir bahwa Florette saat ini terus berupaya mendidik anggota untuk membiasakan diri menabung dalam pengelolaan kekuangan keluarga. Menabung uang ke dalam Koperasi harus menjadi kebiasaan setiap orang saat ini, agar uang kita aman dan uang yang kita simpan itu akan menolong kita di masa depan. Sebab, masa depan akan baik bergantung pada tindakan kita hari ini atau apa yang kita tanam (tabung) hari ini, jika saat ini dan esok kemudian di hari-hari selanjutnya kita menabung maka masa depan kita akan cerah. Selain itu, kita juga bisa meminjamkan uang di koperasi untuk memenuhi kebutuhan uang bagi penyediaan kebutuhan dasar keluarga, biaya Pendidikan dan juga modal usaha.


Koperasi Simpan Pinjam (KSP) CU Florette, kata Rikard ikut mengambil bagian dalam meningkatkan ketahanan Ekonomi anggota, sebab misi Lembaga ini, adalah meningkatkan kesejahteraan anggota dengan cara mendorong anggota berbisnis, rajin menabung dan mengoptimalkan penggunaan lahan dengan menjalankan usaha agribisnis atau beternak. Upaya ini harus dilakukan sekarang ini, lanjut Rikard, sebab jika kita mengalami kesulitan finansial dan disaat yang sama kita sedang mengalami kehilangan penghasilan atau tidak punya pekerjaan pokok maka kita rentan untuk menjual tanah atau pergi mencari uang (bekerja) di tempat lain, meninggalkan anak-anak dan isteri. Padahal peluang ekonomi kita saat ini terbuka luas, sejak Labuan Bajo menjadi destinasi premium dari usaha pertanian, khususnya hortikultura. Peluang ini akhirnya disi oleh petani hortikultura dari Luar sehingga uang dari saku para turis masuk ke kantong mereka, impor sayur-sayuran masih cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar di Labuan Bajo.

Sedangkan kita, yang memilik lahan cukup luas belum mendapatkan keuntungan dari kemajuan pariswisata justru banyak petani yang menjual tanah, lihat saja fakta di kota Ruteng, di Lembor Selatan, Labuan Bajo dan di Pantai Utara. Kita memang rentan untuk menjual tanah sebab baik dari segi jumlah maupun jenis pengeluaran keuangan kita setiap tahun semakin besar dan bertambah sementara di sisi lain pendapatan kita rendah atau menurun, tanah milik kita dibiarkan tidur dan semangat kerja keras sudah mulai hilang memperparah keadaan.



Pengurus KSP CU Florette menjelaskan tentang MISI dari KSP CU Florette


Jadi, ungkap Richard, KSP CU Florette tidak hanya sebagai Lembaga keuangan non-bank yang melayani simpanan saham, non-saham,dan modal, tetapi dia juga ikut melakukan pemberdaayan sosial ekonomi anggota dan selalu memberi penyadaran kepada para anggota tentang dampak dari perubahan-perubahan yang sedang terjadi. Dijelaskan kepada anggota melalui pendekatan Lejong di setiap Tempat Pelayanan (TP), bahwa kemajuan pembangunan oleh kehadiran para investor, bisa membawa keuntungan tetapi juga menjadi ancaman bagi kita, misalnya banyak investor yang masuk saat ini dan mereka mencari tanah untuk membangun fasilitas bisnisnya, jika kita lemah secara ekonomi maka kita mudah tersingkir dengan melepaskan tanah milik leluhur dan anak cucu untuk dijual ke mereka. Fakta ini sudah sedang terjadi di sekitar kita. Kami juga akan terus menerus mengajak anggota untuk berpikir kritis dan harus melakukan refleksi disetiap pertemuan di TP-TP agar para anggota mampu beradaptasi dengan berpikir produktif.

Sedangkan Srianus Syukur, Manager, kepada peserta menjelaskan sejarah lahirnya KSP CU Florette dan pola kebijakan.



Pembentukan Tempat Pelayanan KSP CU Florette di Kampung Ago, Desa Todo

POLA KEBIJAKAN KEANGGOTAAN

Proses menjadi Anggota, caranya adalah menyetor Uang sebanyak Rp. 189.000,- dengan rincian, Uang Pangkal Rp. 25.000, Simpanan Pokok (SP) Rp. 100.000, Simpanan Wajib (SW) bulan pertama Rp 25.000, Dana Pendidikan Rp 2.000, Dana Solidaritas bulan pertama Rp 1.000 dan Arisan Duka Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Manggarai Rp. 18.000.

POLA KEBIJAKAN SIMPANAN

Simpanan saham

Simpanan saham, adalah simpanan anggota yang tidak dapat ditarik sesewaktu selama menjadi anggota dan akan mendapatkan jasa simpan pada setiap akhir Tahun Buku. Nilai satu saham untuk simpanan anggota adalah Rp 5.000.- Simpanan Saham pada kopdit Florette, terdiri dari:

• Simpanan Pokok (SP), sebesar Rp 100.000, yaitu simpanan awal yang disetor pada saat mendaftarkan diri.

• Simpanan Wajib (SW), yaitu simpanan yang harus dibayar setiap bulan sebesar Minimal Rp 25.000, dan boleh dibayar 1 kali untuk beberapa bulan ke depan atau dalam jangka waktu 1 tahun ke depan.

• Simpanan Kapitalisasi (SK), yaitu simpanan saham yang dipotong dari pinjaman sebesar minimal 2,5% dari besar pinjaman.

• Simpanan Swakarsa/Simpanan Sukarela (SS), yaitu simpanan yang disetor untuk menambah jumlah simpanan anggota, nilainya tergantung kemauan anggota itu sendiri.


Simpanan Non Saham

Adalah jenis simpanan dari anggota atau non anggota yang setiap jangka waktu tertentu akan diberikan jasa bunga yang besarnya akan ditentukan melalui Keputusan Manajer atas Persetujuan Pengurus. Pada akhir tahun buku, Simpanan non saham tidak mendapat jasa simpan.

Jenis – jenis Simpanan Non saham, antara lain: SISUKA, SIBUHAR (Simpanan Bunga Harian), SIDANDIK (Simpanan Dana Pendidikan), SIMAPAN (Simpanan Masa Depan).

PERLINDUNGAN ANGGOTA

Seluruh anggota kopdit Florette, berhak mendapatkan perlindungan, antara lain:

Perlindungan Pinjaman Anggota (PPA); Setiap anggota kopdit Florette yang MENINGGAL DUNIA dalam posisi dia masih memiliki Saldo Pinjaman pada Kopdit Florette dengan Nilai Maksimal Rp.300.000.000, maka sisa Pinjamannya akan dilunasi oleh DAPERMA (semacam asuransi dari Induk Koperasi Kredit Indonesia di Jakarta). Untuk ini, Anggota dibebaskan dari Premi.

Santunan Duka Anggota (SDA); Anggota Kopdit Florette yang MENINGGAL DUNIA dengan saldo simpanan (SP+SW+SS+SK) maksimum Rp. 100.000.000, akan mendapatkan Santunan Duka Anggota, sebesar Rp. 100.000.000. Bila simpanannya sendiri ditarik oleh ahliwaris maka jumlah dana yang diterima sebesar Rp. 200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah).

Wae Lu’u Sesama Anggota; Ketika Anggota Meninggal Dunia, semua anggota lain berkewajiban untuk menyumbangkan Wae Lu’u/Uang Duka. Anggota tidak perlu menyetor secara tunai saat itu, melainkan dengan cara mengambilnya dari Sisa Hasil Usaha (Deviden Anggota) pada akhir tahun. Dananya langsung disetor pada saat anggota meninggal dengan Jumlah yang dibayar adalah 30% dari total dana yang tersedia.

POLA KEBIJAKAN PINJAMAN KOPDIT FLORETTE

Klasifikasi Pinjaman

Pinjaman Umum

Pinjaman Kesejahteraan, adalah pinjaman untuk tujuan beli tanah, bangun rumah, biaya pendidikan, beli kendaraan, beli alat elektronik, beli perabot rumah tangga Maksimal Rp. 200 Juta.

Pinjaman Produktif, pinjaman untuk tujuan Modal Usaha maksimal Rp. 250 Juta.
Pinjaman Progresif, adalah pinjaman untuk tujuan ditabungkan kembali, baik dalam bentuk simpanan saham maupun simpanan non saham. Bunga Pinjaman sebesar 1,6% per-bulan menurun.



Pinjaman Khusus

Pinjaman Musiman, adalah Pinjaman yang khusus melayani petani/peternak untuk membiayai usaha dibidang pertanian dan peternakan yang masa panennya paling lama 6 bulan.(maksimal 6 juta )
Pinjaman Mingguan, adalah Pinjaman yang dibayar setiap minggu dan penacariannya melalui kelompok dengan jumlah anggota kelompok 10 orang ( Maksimal 3 Juta ).

Pinjaman Proyek, adalah pinjaman untuk anggota yang hendak membiayai pengerjaan proyek. (30 % dari Nilai Proyek), maksimal Rp 200.000.000,-

Bunga Pinjaman sebesar 1,6% per-bulan menurun.


Persyaratan Umum Pinjaman;Sudah menjadi anggota minimal 3 bulan terdaftar sebagai anggota biasa (bukan anggota luar biasa)






Bagian Publikasi;






Rikhardus Roden Urut 

Posting Komentar

0 Komentar