Header Ads Widget

Renungan Harian KATOLIK; DI JALAN hidup ini, apakah yang mesti kita cemaskan dan gentari?

Rabu, 24 Agustus 2022 (Pekan Biasa XXI, St Bartolomeus Rasul)
Bacaan I Wahyu 21:9b-14
Mazmur Tanggapan Mzm 145:10-11.12-13b.17-18
Injil Yohanes 1:45-51

TETAPI, titik tuju dari segala rangkaian perjalanan hidup kita adalah kemuliaan Allah sendiri. Sekian banyak hal besar telah kita saksikan dan alami. Namun, kemuliaan Allah mesti menjadi pernyataan ilahi penuh keindahan.

"Bagaimana mungkin Engkau mengenal aku?" 
Yoh 1:48
(Unde me nosti?)


TUHAN maklumi seluruh diri kita. Tuhan mengetahui segala jalan hidup kita. Tak ada yang tersembunyi. Ruang - Tempat - dan Waktu kita adalah satu kepastian di dalam Tuhan.


NAMUN yang selalu menjadi penting bagi kita adalah kesadaran kita bahwa biji mata Tuhan selalu memandang kita. Dalam KasihNya yang berlimpah.

Baca juga yang ini; Bahaya !!! Ayo Jangan abai, Kita mesti memberi perhatian serius terhadap Isu Perubahan Iklim

TUHAN telah awali panggilanNya terhadap Natanael (Bartolomeus) melalui satu tatapan Kasih. "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara" (Yoh 1:48). Tetapi, yang terutama dari semuanya adalah karya-karya besar akan terlihat oleh mata Bartolomeus.


DI JALAN hidup ini, apakah yang mesti kita cemaskan dan gentari? Mestikah kita larut dalam keraguan dan ketakberdayaan yang kita alami? Saat kita 'mempersoalkan Tuhan' bahwa "Mungkin kah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" (Yoh 1:46). Dari Dia yang kita ragukan, justru bersinarlah kekuatan cahaya kepastian!


YANG baik, indah dan benar selalu datang dari Tuhan. Di dalam Tuhan kita pasti alami segala keindahan di jalan hidup ini. Walau dalam situasi berat dan sulit yang kita hadapi.


BIARKAN hidup seperti apa adanya. Sebab jalan hidup ini miliki 'kebebasannya sendiri.' Sebab Tuhan sudah melihat 'kita seperti apa di bawah pohon ara kehidupan kita.' Tetapi yang terutama adalah Kasih Tuhan yang selalu menyertai dan meneguhkan.

SEPERTI kepada Bartolomeus, kepada kitapun Tuhan janjikan 'hal-hal besar yang bakal kita saksikan.' Tidak kah ada sekian banyak hal besar yang telah kita saksikan dan alami?

Baca juga yang ini; Ternyata Sorgum itu jenis pangan yang paling dicari saat ini

ADA sekian banyak kemustahilan yang telah jadi kisah-kisah keraguan di jalan hidup kita sendiri. Namun, tidak kah Tuhan telah menjadikan semuanya sebagai "hal yang lebih besar yang kita alami?" Tuhan memanggil kita untuk keluar dari 'bayangan naungan pohon ara pribadi' untuk segera bergerak menuju 'Naungan Kasih dan PenyelenggaraanNya.'

Baca juga yang ini; 
Renungan Harian KATOLIK : ORANG yang berjiwa besar selalu berjalan menuju cita-cita

TETAPI, titik tuju dari segala rangkaian perjalanan hidup kita adalah kemuliaan Allah sendiri. Sekian banyak hal besar telah kita saksikan dan alami. Namun, kemuliaan Allah mesti menjadi pernyataan ilahi penuh keindahan. "Saat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia" (Yoh 1:51).

Verbo Dei Amorem Spiranti
St Bartolomeus, doakanlah kami!
Tuhan memberkati.Amin

Posting Komentar

0 Komentar