Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik: Ziarah hidup kita adalah jalan panjang

Selasa, 01 November 2022 (Hari Raya Semua Orang Kudus)*
Bacaan I Wahyu 7:2-4.9-14
Mazmur Tanggapan Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6
Bacaan II 1Yohanes 3:1-3
Injil Matius 5:1-12a)

"Lihatlah, betapa besar kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita....."  1Yoh 3:1
(Videte qualem charitatem dedit nobis Pater....)





JIKA harus memutar waktu, ada kah lonceng kehidupan yang tetap berdetak? Ada kah tanda yang tetap beri isyarat bahwa kita sungguh berarti di mata Allah?




KITA sungguh berarti di mata Allah. Bukan kah Allah tetaplah "Tuhan yang mahapengasih dan penyayang. Panjang sabar dan penuh kasih karunia?" Ziarah hidup kita adalah jalan panjang. Penuh liku dan menantang. Namun selalu dalam meterai harapan! Dalam Kasih Allah yang tak berakhir.


TUHAN selalu punya isyarat abadi buat setiap kita. Itulah isyarat lonceng kasih yang selalu berdentang. 'Sungguh besar kasih Bapa kepada kita. Sebab itu kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita sungguh anak-anak Allah (1Yoh 3:1).

Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; MEMANDANG sesama dengan kerendahan hati dan penuh keramahan


DALAM kasih Allah yang mahadalam itu, kita bukanlah kaum terpinggirkan. Bukanlah sosok yang tersingkirkan. Sebab Allah selalu datang untuk menjumpai setiap kita dalam kemurahanNya.

ALLAH hadir dalam seluruh peristiwa Yesus, Putera Tunggal yang dikasihiNya. MelaluiNya, kita alami kasih Allah sendiri yang menyelamatkan. Allah hadir dalam cara hidup dan kesaksian hidup yang unggul dari sesama-sesama kita. Yang tak pernah pantang mundur dalam kasih dan kebaikan.


KEMURAHAN KASIH ALLAH pun nyata dalam diri para kudus sekalian. Hidup mereka telah jadi terang penuh harapan. Dan harapan dalam Tuhan itu tak pernah redup 'dalam kemiskinan, dalam dukacita, dalam tekanan dan dalam ketidakadilan...' (cf Mat 5:2-11). Kasih Allah yang membingkai jalan hidup para kudus sungguh kuat untuk meneguhkan segala titik ketakberdayaan punya kita.

PARA KUDUS dari kemuliaan ilahi surgawi menatap kita penuh harapan. Doa-doa mereka kita serukan. Semoga jalan hidup mereka menjadi jalan hidup kita. Semoga kesaksian iman mereka tetap menjadi ilham cerah bagi setiap perjuangan hidup kita.


DI HARI RAYA segala Kudus ini, mari bergandeng tangan bersama dalam satu iman, harapan dan kasih. Berarak bersama menuju Kasih Allah nan abadi. Dalam persekutuan bersama Para Kudus sekalian.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Para Kudus sekalian, doakanlah kami.
Tuhan memberkati. Amin

Posting Komentar

0 Komentar