Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; HIDUP Ini Memang Sering Jadi Arena Timbang Sana, Timbang Sini.

KAMIS, 03 Novembre 2022 (Pekan Biasa XXXI, St Hubertus, St Malakios, St Martin de Pores)
Bacaan I Filipi 3:3-8a
Mazmur Tanggapan Mzm 105:2-7
Injil Lukas 15:1-10


"Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap merugikan karena Kristus" Flp 3:7.
(Sed quae mihi fuerunt lucra, haec arbitratus sum propter Christum detrimenta)





BERKERAS HATI pada jalan dan isi pikiran sendiri. Terpaku pada gaya dan irama sendiri. Telah mengental sikap yang berpatok pada segala keinginan sendiri. Tertambat erat pada keseringan dan kebiasaan sendiri. Semuanya terkadang jadi pokok dan sumber mala petaka.


KITA bisa saja terserap dan terlarut di dalam semua sumber penuh kabut itu. Bisa terjadi karena kita mampu merakit segala 'kata dan ungkapan masuk akal yang membenarkan diri sendiri. Dan semuanya diperkokoh lagi oleh 'keinginan diri sendiri' sebagai benteng dan pusat yang sulit ditembus.




MENCARI untuk menemukan sesuatu sebagai ilham dan cahaya baru dalam hidup bukanlah perkara gampangan. Tak hanya karena 'betapa berkerasnya hati dan pikiran' yang sulit 'didobrak.' Tetapi juga pada kepasrahan pasif yang berujung rasa putus asa. Tak ada keinginan, hasrat, selera dan kerinduan sedikit pun lagi untuk sesuatu yang baru.


Baca juga yang ini; Pojok KITAB SUCI; Bro, Jangan Disangka Zakheus itu Tak Gesit….


TUHAN datang, tak hanya untuk menyelamatkan yang sungguh 'letih lesu dan berbeban berat dalam hidup.' Tetapi, Tuhan hadir agar kita disanggupkan untuk menangkap pesan-pesanNya yang 'tersembunyi.' Semuanya demi satu alam pikiran dan hati yang baru di dalam Tuhan sendiri.



SUNGGUH 'beruntung Rasul Paulus di hari silamnya.' Saat ia masih menjadi manusia 'punya nama' di dalam 'menangkap dan membunuh murid-murid Tuhan.' Kemegahan Rasul Paulus di hari silamnya dapat ia litaniakan: "bersunat, orang asli Ibrani turunan suku Benyamin, taat pada Taurat dan tak bercacat" (cf Flp 3:5).


PADA Rasul Paulus, tak ada yang kurang di hari silamnya untuk apapun kemegahan lahiriahnya. Tetapi, itu kah yang ia cari dan perjuangkan? Itu kah yang ia utamakan di dalam jalan hidup seterusnya? Itu kah kegairahan hidup demi pencitraan dan kemegahan diri lahiriah yang tak pernah pudar dan senyap?



ADA saatnya ketika Rasul Paulus terbangkit dalam alam kesadaran mahadalam. 'Yang dulu untung, ternyata rugi; Yang silam rugi, ternyata justru kini untung.' Dan semuanya karena pengenalan akan Kristus (cf Flp 3:8a).



HIDUP ini memang sering jadi arena timbang sana, timbang sini. Jika diri tetap jadi pusat, maka bukan rugilah yang mau ditanggung. Sebab, kita tetap dan hanya terpikat pada yang menguntungkan. Kita tergoda untuk menghindar dari yang menuntut segala pengorbanan.


DALAM Kristus, seperti yang dialami Rasul Paulus, kita tentu menjadi segar di pikiran dan sejuk di dada. Demi melihat yang terbaik. Iya, semuanya, sekali lagi, dalam semangat Yesus sendiri. Pun di dalam citarasa Tubuh MistikNya, yakni Gereja ( sentire cum ecclesia ).


Baca juga yang iniKSP CU Florette menyediakan pinjaman usaha bagi petani agrobisnis dengan bunga rendah

Tuhan tetap menuntun kita dalam Kasih dan RahmatNya. Agar kita tetap berada di jalan untuk menjadi baru.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati. Amin



Pater Kons Beo, SVD

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN


Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar