Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; TUHAN TELAH MENGUSIRNYA PERGI. TETAPI KITA MENGUNDANGNYA KEMBALI?

Selasa, 10 Januari 2023 (Pekan Biasa I, St Agathus-Paus ke 79, Beato Gregorius X-Paus ke 184, St Marsianus dr Konstantinopel, St Petrus Orseolo, St Wiliam de Bourges)

Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Ruteng di Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan, Wae Lengkas, 9-13 Januari 2023



Bacaan I Ibrani 2:5-12

Mazmur Tanggapan Mzm 8:2a.5.6-7.8-9

Injil Markus 1:21b-28


"Tetapi Yesus menghardiknya..." Mrk 1:25
(Et comminatus est ei Iesus...)


UNCLEAN SPIRIT bukannya tak ada. Roh yang tak bersih itu memang selalu nyata. Ia tak hadir dalam benda-benda. Tak hadir di area atau tempat-tempat tertentu. Unclean spirit tak hadir dalam patung ini dan patung itu.




UNCLEAN SPIRIT itu selalu saja ingin menumpang di dalam diri kita. Roh yang tak bersih itu sering 'bertamu di pikiran, dan di ruang perasaan kita. Dan ia pun menerobos hingga hinggap di hati kita.




UNCLEAN SPIRIT kini membuat rabun dan bahkan buta bagi siapapun yang dihinggapinya. Semuanya jadinya gagal untuk memandang "Langit dan Bumi" secara benar dan seharusnya. 'Langit diteriaki dan bumi pun dimaki-maki.' Relasi manusia ke alam langit dan ke aura sesama 'kacau jadinya.'

UNCLEAN SPIRIT sungguh bikin hidup tak berpedoman. Hilang arah dan hilang tujuan. Manusia tergoncang-goncang dalam alam hidup yang tak pasti. Keretakan dan perpecahan terjadi di mana-mana. Aneka kekerasan antara manusia sudah jadi terang benderang!




TAK ADA cita-cita seram dan suram dari unclean spirit selain selalu 'bikin onar dan bikin kacau. Penuh retak sana-sini.' Alam kebersamaan terpolusi. Citra kekeluargaan jadinya asing. Persatuan terus saja terkotak-kotak dalam hasrat dan kepentingan 'nafas unclean spirit itu.'

UNCLEAN SPIRIT tetap kuasai 'segalanya kita.' Ketika selalu saja terdapat 'arus hati dan mengalirnya kata' yang meretakkan, memecah belah serta menghancurkan.



MAKA, kuasa Yesus kita butuhkan. Kata-kataNya yang tegas kita rindukan sungguh: "Agar kita dibebaskan." Agar kuasa roh jahat itu diusir pergi.



BAGAIMANA kekuatan hati kita pun dituntut untuk berserah pada kata-kata Tuhan: "Diam, keluarlah dari padanya!" Tetapi, kita butuh kehendak yang berani dan tulus. Untuk tak mengundangnya kembali.




Verbo Dei Amorem Spiranti

Tuhan memberkati.

Amin.

Posting Komentar

0 Komentar