Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Asal Kamu Bisa Melakukan Sesuatu Yang Baik Untuk Sesama Dan Demi Kemanusiaan

Selasa, 26 September 2023
(Pekan Biasa XXIV, St Vinsensius a Paolo, Beata Delphina, St Elzèarius)

Bacaan I Ezra 9:5-9

Mazmur Tanggapan Tobit 13:2.4.6.7 8

Injil Lukas 9:1-6


"Tidaklah cukup bagiku untuk mengasihi Tuhan, jika aku tidak mengasihi sesamaku..."

-St Vinsensius a Paolo-

ASAL KAMU BISA MELAKUKAN SESUATU YANG BAIK UNTUK SESAMA DAN DEMI KEMANUSIAAN


Baca juga yang ini, Menarik; Renungan Harian Katolik;  YESUS Pun Nyatakan Para MuridNya Sebagai Terang Dunia

MEMANG tak sering perlakuan fisik terhadap sesama itu terjadi. Kita tak terlibat tindakan kekerasan fisik yang mencederai sesama. Yang datangkan derita lahir. Namun?

SELIDIKILAH pada cara kita berpikir tentang sesama. Renungkanlah cara menilai kita terhadap orang lain. Evaluasilah cara dan isi bicara kita tentang tetangga, dan siapapun. Yang semuanya, iya orang-orang itu 'tak pas di hati kita.' Bukankah dari dalam diri telah mengalir terungkaplah energi suram dan bisa pula seram? Akibatnya?

KITA tak lagi mempedulikan sesama! Lagi mengenyahkan dan mengasingkannya. Kita benar-benar tak siapkan spasi walau sedikit saja dalam hati kita demi orang-orang yang tak dikehendaki itu.

Baca juga yang ini, Menarik; Pater Kons Beo, SVD; Kita Mesti Berjuang Memerangi Diri

KITA kehilangan daya untuk berbicara dan beramal tentang Kasih Sayang. Kita menjadi terlalu kerdil di hati untuk temukan titik-titik kebaikan dalam diri orang lain. Gerak kita sebatas hanya mencari 'yang senafas dan yang segaya' dalam kecenderungan untuk merendahkan orang-orang lain.

KEAKBARAN Tuhan yang mahapengasih dan mahapenyayang sungguh dikerdilkan dan dikempeskan hanya dengan seruan memanggil namaNya dalam Doa dan Pewartaan! Namun, ternyata ada sekian saudara-saudari kita yang tertekan dan terluka akibat ulah, sikap, tindakan, cara berpikir serta kata-kata kita!

MENGHADAP Wajah Tuhan sambil membuang muka kita sendiri terhadap sesama adalah satu ironia Cinta Kasih yang menggelikan. Mencium Yesus yang terluka di salib sambil tetap saja melukai dan meludahi orang-orang lain dengan sikap dan kata-kata adalah teater hidup keagamaan penuh sandiwara. Kenapa kah 'Memecah-mecahkan roti ekaristi demi berbagi, namun selalu dan tetap saja bergelora menimbun roti jasmani demi diri sendiri?' Bagaimanapun semoga tak demikianlah!

MARILAH kita arahkan pandangan kita pada Yang Tersalib sambil tangan kita 'memeluk bumi yang terluka dengan penuh kasih; mari kita menatap Salib sambil tetap mendekap kaum yang terkucil dan terbuang, yang hina dan dianggap berdosa.

MARI kita 'membalut dunia yang memar dan cemar dengan segala pakaian dan atribut kesalehan' yang kita punyai. Seperti kita merindukan Tuhan dan menuju Rumah KudusNya, seperti itu pulalah hati kita merindukan sesama-sesama kita yang ada di penjara, rumah sakit, yang berada dalam ketakpastian alamat bernaung. Iya, semua sesama yang tak bernasib seindah rembulan di malam hari dan tak secerah mentari pagi di awal hari.

Baca juga yang ini, menarik; Pater Kons Beo SVD;  Memang Tak Gampang Hidup Dalam Semangat Kebersamaan. Namun Selalu Ada Harapan....

Santu Vinsensius a Paolo menyentakkan daya rohani kasih kita yang sepantasnya megah dan kokoh. Ibarat menuju ke langit surgawi sambil tetap menjelajah seluas dunia.

Itulah "Kasih kita setinggi gunung namun pada saat yang sama tetap mengalir sebentangan arus samudra..."


Verbo Dei Amorem Spiranti
St Vinsensius a Paolo
Doakanlah kami.
Tuhan memberkati
Amin


Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.





Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar