Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Dalam Tuhan, Kita Diteguhkan....

Rabu, 17 Januari 2024
(Pekan Biasa II - St Antonius-Abas, St Sulpisius)



Bacaan I 1Samuel 17:32-33.37.40-51

Mazmur Tanggapan Mzm 144:1.2.9-10

(Ref: Terpujilah Tuhan, gunung batuku)

Injil Markus 3:1-6



"Pergilah! Tuhan menyertai engkau..."  
1 Sam 17:37

(Vade et Dominus tecum sit)


DALAM TUHAN: KITA DITEGUHKAN....



Ayo baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Tuhan Selalu Melampui Apa Yang Kita Sangkakan



MELAWAN Goliat? Ini bukan perkara gampangan? Si raksasa Filistin itu sungguh menakutkan. Ia menjadi lambang kekuatan yang mematikan.




GOLIAT itu telah jadi 'tanda ketaknyamanan' Saul. Harus kah seluruh penjuru Israel alami suasana tawar hati karenanya? Tetapi, kata-kata Daud pada Saul ungkapkan keberaniannya, "Aku akan pergi melawan orang Filistin itu" (1Sam 17:32).



Ayo baca juga yang ini; Satu Permenungan Iman Katolik; Saat Kumenipu Diriku Sendiri



BERAWAL dari keraguan akan kenekatan Daud, yang masih belia itu, toh Saul merelakannya juga. Untaian doa penuh harap dilantunkan Saul, Raja Israel itu, bagi Tuhan. Kiranya penyertaan Tuhan selalu bersama Daud.



AMAT manusiawilah bahwa sering rasa ragu, cemas, tak yakin serta sekian banyak nada pesimistik menyergap di dada. Dunia dihadapi dengan pelbagai kendala yang sudah dipastikan bakal sulit teratasi.



DARI nada-nada keraguan, Saul bergerak menuju keyakinan dalam Tuhan. Penyertaan Tuhan semoga jadi kekuatan bagi Daud. Di sini kita belajar: Haruskah kita tertahan pada keraguan dan tidak bergerak menuju harapan dan keyakinan dalam Tuhan?



ANDAI jalan hidup di dunia ini ibarat satu arena pertempuran, apakah kesangsian serta hati penuh ragu yang mesti tetap jadi 'penghuni di hati?'


Ayo baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; MENJADI Orang Terhormat Di Mata Tuhan Adalah Harapan Kita



SEKIAN banyak orang jadi kerdil hati, pupus harapan, tak bangkit untuk berjalan kembali, kehilangan semangat, serta menjadi sirna pijaran daya dan perjuangan hidup akibat peluru-peluru ketakutan dan kecemasan yang selalu ditembakkan.



HIDUP isyaratkan adanya 'pertempuran' yang mesti dikobarkan oleh harapan, dorongan, kepercayaan serta dukungan. Dan di atas segalanya, adalah meterai iman-lah yang menjadi kekuatan: "Pergilah! Tuhan menyertai engkau...."



Ayo baca juga yang ini; Satu Permenungan Iman Katolik Khusus di Hari Minggu; Tugas Kita,Membawa Sesama Kepada Tuhan



ITULAH kata-kata Saul, Raja Israel, bagi Daud. Bukankah itu sepantasnya menjadi kata-kata kita pula bagi anak-anak kita, sahabat, saudara-saudari, demi satu perjuangan hidup?


MAKA, mesti kah kita terus saja tetap mempertahankan dan merawat segala kata dan ungkapan yang bernada hanya sebatas ragu? Dan tanpa harapan? Kita mesti berharap semoga orkes kehidupan kita tak dikuasai oleh musik berirama skeptik yang dipertebal dengan nyanyian bersyair pesimistik.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan menyertai dan memberkatimu.
Amin


Mari kita renungkan kata-kata St Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
-Pendiri SVD        : 1875
-Pendiri SSpS       :  1889
-Pendiri SSpS-Ap:  1896

  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN


Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Bahaya Perangai Kasar, Nalar Semestinya Sehat


Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;
https://www.indonesiana.id/profil/27530/Richard-Roden 


Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Mangga bantuan dari Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, ternyata tumbuh baik dan sudah menghasilkan uang untuk penerima bantuan bibit mangga tersebut tahun 2014 di Lengkong Cepang, Lembor Selatan.Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:




Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar