Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Bertahan Dalam Iman-Harapan-Kasih Di Atas Wadas

Kamis, 22 Februari 2024


(Takhta Santu Petrus - Paus Pertama, Sta Margareta Cortona, Beato Didakus Carvalho)

Bacaan I 1Petrus 5:1-4

Mazmur Tanggapan Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6

(Ref: Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan)

Injil Matius 16:13-19




"Engkau adalah Petrus, dan di atas bukit karang ini..."  Mat 16:18

(Tu es Petrus et super hanc petram....)


BERTAHAN DALAM IMAN - HARAPAN - KASIH DI ATAS WADAS




ADA janji Tuhan bagi Simon Petrus. Tentu juga bagi para murid lainnya. "Jemaat akan didirikan di atas batu karang. Dan alam maut tidak akan menguasainya" (Mat 16:18).


Sebaiknya baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik;  JALAN Pertobatan Itu Adalah Jalan Mendengarkan



ALAM maut itu tentu tetap ada selama ziarah iman jemaat, Umat Allah, dihayati di bumi yang fana ini. Gereja bukanlah kelompok pencinta dan pengiman akan Yesus yang bebas dari berbagai tekanan, ancaman, dan tantangan.




TETAPI, kita tetap percaya akan kuasa, rahmat serta penyelenggaraan Allah yang menyertai. Allah tak pernah tinggalkan umatNya. Sama seperti Ia tak pernah membiarkan Israel lenyap senyap dalam perjalanan menuju Tanah Terjanji.




TETAPI, tetap dan selalu ada tanggungjawab iman, harapan dan kasih bagi setiap anggota Umat Allah. Gereja dibangun di atas batu karang. Tetapi ia mesti bercahaya dalam hidup dan menggarami kehidupan ini.


Sebaiknya baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; KEHENDAK TUHAN Itu Selalu Agung - Luhur - Mulia Bagi Kehidupan Manusia


GEREJA yang dibangun di atas wadas ini, acap kali terlihat dan nampak meranggas bagai bertumbuh di atas pasir. Gereja yang bertumbuh di tanah subur sering pula nampak layu bagai berakar di antara semak-semak belukar dan di tanah yang tipis.



PATUT diakui, Gereja sering meredup karena kesaksian hidup yang tak mentereng. Kita nampaknya 'sedang bunuh diri' untuk berbagai sikap dan tindakan yang bertentangan dengan semangat Injil. Tetapi, selalu ada sekian banyak umat Allah yang kokoh dan terpuji dalam hidupi imannya.


Jangan lewatkan yang ini; Renungan Harian Katolik; Rindu Di Posisi Kanan


BAGAIMANA PUN, selalu ada harapan untuk kembali ke orientasi batu karang kehidupan. Berbagai kekurangan, ketidakpastian, penuh tanya, bahkan alam pesimisme yang menebal, di dalamnya selalu tersembunyi kebesaran hati dan jiwa untuk bangkit. Dan kita semua mesti kembali lanjutkan ziarah iman dan harapan sebagai Umat Allah!




INJIL, dalam semangat Petrus, tidak boleh hanya dilihat sebagai 'kisah seorang murid yang menyangkal dan berhati pengecut.' Yang bersumpah dalam pengingkaran, "Sungguh! Aku tidak kenal Orang itu" (cf Mat 26:69-75).





TETAPI, dalam Petrus ditemukan kekuatan dan harapan pada TUHAN,

"Tuhan, kepada siapa kah kami akan pergi? SabdaMu adalah Sabda hidup dan kekal" (Yoh 6:68). Dan bukan kah dalam Petrus ada pula Kasih nan tulus akan Tuhan dan Guru? "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau..." (Yoh 21:17).




MARILAH kita saling memanggil, meyakinkan, dan menempatkan satu sama lain sebagai saudara dan saudari yang didirikan ''di atas batu karang.'' Itulah iman kita dalam Yesus, Tuhan dan Guru semua kita.


Verbo Dei Amorem Spiranti
St Petrus mendoakan,
Tuhan memberkati.
Amin




Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        : 1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN







Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;


Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Mangga bantuan dari Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, ternyata tumbuh baik dan sudah menghasilkan uang untuk penerima bantuan bibit mangga tersebut tahun 2014 di Lengkong Cepang, Lembor Selatan.Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar