Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Melihat Kembali Dalam Tuhan

Senin, 11 Maret 2024

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan suatu pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan ini dihadiri oleh Pastor Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan dari 4 komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), 3 orang Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Kategorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.

(Pekan IV Prapaskah, St. Eulogius, Beato Pal Prennushi, Beato Serafim Koda, St Sophronius)

Bacaan I Mikha 7:7-9

Mazmur Tanggapan Mzm 27:1.7-8.9.13-14

(Ref: Tuhan adalah terang dan keselamatanku )

Injil Yoh 9:1-41



"Bukankah dia ini yang selalu mengemis?" 
Yoh 9:8
(Nonne hic est, qui sedebat, et mendicabat?)


MELIHAT KEMBALI DALAM TUHAN


ADAKAH sesuatu yang berubah? Yang terlihat dalam keseharian? Yang kita terawang penuh damai dan teduh di hati?

Mari kita merenung.

BISA terjadi yang terlihat tetaplah terlihat seperti semula. Tak berubah. Seperti yang di hari-hari kemarin itu. Yang terlihat dan ternilai suram 'tetaplah seperti itu sudah.' Bisa terjadi memang 'benar adanya.' Sebab, memang tak tampak adanya perubahan dalam diri sesama.




NAMUN, ada pula kemungkinan bahwa kitalah yang tak sanggup melihat adanya 'gerak, jalan dan arah perubahan' dalam diri sesama. Ini semua hanyalah karena bola mata hati kita ini tak bercitra kasih dan kebaikan dalam melihat adanya perubahan itu. Kita terkandas hanya pada patokan isi dan cara 'memandang kita.' Apalagi bila tetap cara memandang kita yang tetap saja terbakar oleh api kebencian dan ketidaksukaan.


Ayo Baca Juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Kuimani Allah Yang Sungguh Mengasih


MATA kita perlu 'dioles oleh Yesus.' Tak hanya agar dapat melihat secara fisik. Namun terlebih agar kita sanggup melihat dengan hati. Iya, melihat dengan mata batin. Melihat dengan hati selalu berdaya pengharapan dan kerinduan dalam doa bahwa sesama itu semoga alami hidup yang damai...



SEPANTASNYA kita bergembira bahwa 'yang dulu buta dan ada di jalan kegelapan' kini sungguh dapat 'melihat kembali.' Yang dulu 'jauh dari iman, kini telah hidup sungguh di dalam iman.'

Jangan lewatkan yang ini; Renungan Harian Katolik;  Tuhan Harus Tahu Segala Kebaikan Yang Diperbuat

SI DIA yang dulu buta, akhirnya sanggup melihat dan bahkan tiba pada titik iman akan Yesus. Namun, inilah kisah yang sulit ditangkap oleh kaum Farisi. Kita, sekali lagi, memang mesti disembuhkan oleh Yesus untuk dapat melihat kembali. Melihat dalam kebenaran iman, dalam kebenaran kasih dan dalam kebenaran pengharapan.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        : 1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.







Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;

Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar