Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Tak Mencari Panggung Pujian dan Pengakuan

Kamis, 14 Maret 2024


(Pekan IV Prapaskah, St Matilda)
Bacaan I Keluaran 32:7-14 Mazmur Tanggapan Mzm 106:19-20.21.22-23
(Ref: Ingatlah akan kami, ya Tuhan, demi kemurahanMu terhadap umatMu)
Injil Yohanes 5:31-47



"Aku tidak memerlukan hormat dari manusia"
Yoh 5:41
(Claritàtem ab hominibus non accìpio)


TAK MENCARI PANGGUNG PUJIAN DAN PENGAKUAN

APAKAH sebenarnya yang dicari dari segala sikap, tindakan dan karya kita? Sekian banyak 'orang hebat' telah berbuat yang luar biasa. Semuanya demi hidup sesama dan demi perkembangan dunia ke arah yang lebih baik.


Ayo baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Melihat Kembali Dalam Tuhan



DI BALIK perbuatan baik itu ada kesetiaan dan tanggungjawab. Dan di atas segalanya ada pengorbanan diri yang teruji. Semuanya demi kebaikan bersama dan berbagai nilai hidup lainnya.


KITA pasti tahu akan jalan hidup dan tindakan sesama, yang karena mereka lah, kita sanggup jalani dan bertahan dalam hidup. Dan bahkan bahwa segala wawasan dan daya berpikir kita dapat berkembang.


Ayo baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Ketika Tak Sanggup Untuk Tulus Mengampuni


ORANG-ORANG hebat itu punya spirit dan motivasi dalam sikap dan tindakan yang luar biasa. Daya hidup yang dimiliki adalah pemberian diri. Hidup mereka sendiri dipertaruhkan demi kehidupan yang lebih luas.


DALAM iman, pengorbanan diri itu selalu berakar dalam keyakinan yang teguh di dalam Tuhan. Dan dari situ lah menjadi nyata kebaikan dan keselamatan hidup.


Ayo Baca Juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Kuimani Allah Yang Sungguh Mengasih

ORANG-ORANG yang teguh dalam iman tak pernah menimbang jasa. Tak biasa menghitung-hitung segala kebaikan. Mereka tak pernah berkeluh atas duka derita yang telah mereka alami.


IMAN yang kokoh tak menggiring seseorang untuk mencari pengakuan dan pujian hampa. Itulah hidup dari sosok sederhana. Yang tidak ditebali dan dikitari oleh perbagai daya pencitraan. Pamor dan reputasi sungguh dijauhkan oleh orang-orang yang hidup dalam iman dan kehendak Tuhan. Sebab, sebaliknya, ada yang gemar sekali menghitung kebesaran, kejayaan, serta kehebatan 'miliknya dan di masanya.'

SEPANTASNYA kita belajar dari keteduhan hati sesama kita. Sikap, perbuatan, serta penghayatan hidup mereka jalani dalam diam dan sunyi. Tanpa propaganda sana-sini.


ORANG-ORANG yang bening hatinya tak ribut dan tak meributkan nama besar dan popularitas. Mereka tak berselera untuk bikin bising ke sana-ke mari tentang segala jasa baik serta 'kesaktian' dirinya.


ORANG-ORANG yang teguh hati dan kokoh dalam iman tetap bersimpuh pada Tuhan. Bagi mereka, Tuhanlah kesaksian dan kekuatan yang menjadi daya dorong dalam ziarah hidup ini yang terkadang sungguh penuh liku.


MARI belajar sepotong dari suara d'Massiv: 'Tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik. Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya. Bagi hambaNya yang sabar. Dan kenal putus asa.'


Jangan lewatkan yang ini; Renungan Harian Katolik;  Tuhan Harus Tahu Segala Kebaikan Yang Diperbuat


YESUS, TUHAN, sungguh tak memerlukan hormat dari manusia. KehormatanNya justru Ia tunjukan di jalan derita dan SalibNya. Dalam sunyiNya di keheningan Golgota. Kehormatan setiap pengikutNya sepantasnya nyata dalam pengorbanan.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati
Amin.

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        : 1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.







Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;

Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar