Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Kebaikan Dalam Tuhan Itu Tak Pernah Pudar....

 Selasa, 25 Juni 2024

(Pekan Biasa XII, St Febronia, St William dr Monte Vergine)

Bacaan I 2Raja-Raja 19:9b-11.14-21.31-35a.36

Mazmur Tanggapan Mzm 48:2-3a.3b-4.10-11



(Ref: Allah menegakkan kotaNya untuk selama-lamanya)

Injil Matius 7:6 12-14

"Segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka" Mat 7:12

(Omnia ergo quaecumque vultis ut faciant vobis homines, et vos facite illis)

KEBAIKAN DALAM TUHAN ITU TAK PERNAH PUDAR

BETAPA kita inginkan yang terbaik itu terjadi atau dialami oleh diri kita. Maka, setidaknya kita rancangkan yang baik, indah dan benar sebagai cita-cita atau harapan pribadi.

SYUKURLAH bahwa dalam keseharian kita berjuang untuk bertahan dan berkembang dalam kebaikan bagi diri sendiri. Dan itu semua berjalan dalam batas kewajaran. Artinya, bahwa kita ada dalam kebaikan dan kebenaran dalam jalur hak dan kewajiban yang ada pada kita.

Namun ......

SADARILAH bahwa kita tak sendiri! Kita hidup dalam kebersamaan. Sebab itulah kualitas relasi dengan sesama amatlah mendasar dan penuh arti. Sebagaimana kita amat menghargai diri sendiri dan segala nilai serta perjuangan hidup, maka seperti itulah yang kita harapkan datang pula dari orang lain untuk diri kita.

Lalu bagaimana hal itu bisa teralami?

YESUS punya nasihat praktis dan mendasar: 'Saat kita punya harapan bahwa sesama sepantasnya 'berbuat baik dan bersikap wajar untuk kita, maka seperti itulah yang kita mesti tunjukan kepada sesama.'

Ambillah satu contoh kecil dan sederhana...

'KITA mengeluh bahwa sesama, katakan saja teman kerja, kenalan, anggota keluarga (besar) atau pun tetangga tak pernah lagi tersenyum dan ucapkan salam saat bersua dengan kita. Ternyata duduk soalnya demikian:

'Bagaimana mungkin sesama mau tersenyum sekiranya saat bersua kitalah 'yang lebih dulu pasang muka asam bebengkak; seperti mo makan orang saja. Dan sudah itu, buang muka lagi.....???'

Karena itulah belajarlah tersenyum sebagai jembatan terpendek untuk menggapai sesama dalam keteduhan hati.

Mari merenung lanjut...

TETAPI Yesus tak bermaksud agar kita 'berbuat baik dan melakukan yang terindah bagi sesama dengan maksud agar kita dapatkan tindakan yang sama dari sesama. Tidaklah seperti itu...

HIDUP dan panggilan Injili selalu dalam isi dan forma kebaikan penuh ketulusan. Semuanya agar nilai-nilai injili itu tetap jadi nyata.

Tentu kita sadari pula...

MEMANG terasa berat dan menantang saat 'kasih dan kebaikan yang kita taburkan dan tunjukan' justru disambut dan dibalas dengan segala sikap dan perlakuan yang tak cantik dan kurang sedap.

MEMANG tak mudah untuk tetap teguh bertahan dalam sikap dan pendirian: 'sekali menjadi orang baik, tetaplah menjadi orang baik. Tanpa syarat, tanpa harus menuntut ini dan itu sebagai jaminan.

St Thomas Aquino punya keyakinan: 'Orang baik itu tetaplah sanggup melihat kebaikan walau dalam situasi yang berat dan tak menjanjikan.'

Sungguh....

JALAN masuk menjadi murid Yesus sungguh adalah 'aneh yang benar-benar gila.' Yang amat sulit dimengerti oleh pikiran terbatas dan mesti ditampung dalam rongga dada yang sempit!

Bagaimanapun dalam kuasa dan kehendak Tuhan, semuanya dapat kita lalui penuh sukacita.

YESUS, Tuhan, berikan kekuatan:

'Tetapi sempitlah pintu dan sesaklah jalan yang menuju kehidupan....'

(Mat 7:14). Kebaikan dalam Yesus memang tak bisa diredupkan oleh apapun kesuraman dan keremangan dunia....

Dan kitalah yang dapatkan mandat untuk berbuat baik....


"Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar