Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; MATA Yang Murni Ditata Untuk Memandang Sesama Dan Kehidupan Yang Nyata

Jumat, 14 Juni 2024


(Pekan Biasa X, St Metodius dr Konstantinopel)
Bacaan I 1Raja-Raja 19:9a.11-16
Mazmur Tanggapan Mzm 27:7-8a.8b-9abc.13-14
(Ref: WajahMu kucari, ya Tuhan)
Injil Matius 5:27 - 32

"Maka jika matamu yang kanan menyesatkan dikau..."

Mat 5:29

(Quod si oculua tuus dexter scandalizat te...)

INI TENTANG PERKARA MATA....

KERAS memang kata-kata Yesus, Tuhan dan Guru. Dirumuskan secara lain seperti berikut ini: Jika mata kananmu memang sungguh tak tertib maka sepantasnya: "cungkillah dan buanglah mata itu!

BAYANGKANLAH! Sekiranya perintah Yesus itu ditangkap 'lurus-lurus.' Bukan kah betapa sedikitnya jumlah manusia yang miliki sepasang bola mata lengkap dan utuh? Tetapi, terpujilah dan mulialah akhlakmu bila Anda atau siapapun sungguh miliki kualitas mata yang memandang dengan penuh kedisiplinan.

SIAPAPUN tak ingin matanya dicungkil dan lalu dibuang! Kita pasti tak mau bahwa kisah mutilasi terhadap tubuh sendiri terjadi atas diri kita. Kita ingin bahwa diri kita, raga kita, iya keseluruhan jiwa raga kita itu dipandang secara utuh.

Maka karena itulah....

TERDAPAT sebenarnya perintah Yesus yang tampak samar. Namun tersirat jelas tegas kedalaman maknanya. Maksudnya? Sekiranya memang kita tak kehendaki mutilasi itu terjadi atas diri kita, maka terlarang keras lah buat kita pula untuk 'memotong' orang lain.

Marilah merenung luas...

MATA yang murni ditata untuk memandang sesama dan kehidupan yang nyata. Bahwa di hadapan kita terdapat 'tubuh yang berjiwa atau jiwa yang hidup dan hadir dalam raga yang nyata.' Iya, di hadapan kita hadirlah 'sosok yang berpribadi, berharkat dan bermartabat.' Itulah seseorang, gambar dan rupa Allah sendiri.

T e t a p i

MATA yang tak disiplin suka mencari dan menatap demi penuhi hasrat dan selera. Di situ 'kemanusiaan dan keindahan' dipenggal dalam perendahan martabat! Kecantikan dan ketampanan dilempar keluar dari zona pengaguman! Lalu terisap dan terserap semuanya dalam rawa-rawa pemuasan.

TUHAN ingatkan kita untuk saling melihat, memandang dan menatap dalam keutuhan. Setiap kita sungguh tak hanya berbadan dan berjiwa. Di baliknya terdapat life history, sejarah hidup yang nyata. Ada perjuangan dan pertarungan demi 'jadi manusia jiwa-raga yang bermartabat. Dan itu belumlah selesai dalam ziarah hidup!

Sebab itulah....

BERSIHKAN mata kita untuk bisa memandang sesama secara benar dan bercitra. Semuanya dalam Kasih Tuhan. Tuhan ingatkan pula, "Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika mataku jahat, gelaplah seluruh tubuh" (Mat 6:22-23).

Maka, pandanglah sesama penuh kasih!

HILANGKAN sudah tendensi dan kebiasaan menatap dan memburu orang lain dalam hasrat tak suka, benci, dan untuk hanya memperagakan kuasa dan keangkuhan sendiri.

Mari kita memandang Tubuh dan Wajah Tuhan melalui doa dan Ekaristi. Dan pasti kita dapati seikat kembang Kasih. Semerbak harum mewangi demi dunia dan sesama.

Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin


Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.



Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar