Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Jika Keliru Memilih Raja, Pemimpin Dan Pemuka, Maka.......?

Selasa, 09 Juli 2024



(Pekan Biasa XIV, Beato Adrian Fortescue)

Bacaan I Hosea 8:4-7.11-13

Mazmur Tanggapan Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10

(Ref: Hai umat, percayalah kepada Tuhan)

Injil Matius 9:32-38

"Mereka menabur angin! Maka mereka akan menuai puting beliung"  Hosea 8:7

(Quia ventum seminabunt, et turbinem metent)

JIKA KELIRU MEMILIH RAJA, PEMIMPIN DAN PEMUKA, MAKA ......?
ISRAEL dalam kesalahan berat. Raja diangkat tanpa persetujuan Tuhan; pemuka ditunjuk tanpa restu Tuhan; dan terlebih bahwa Israel kembali membuat dan merawat berhala-berhala. Tuhan jadinya murka dan amat tersinggung.....

Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Dari Tuhan Kita Selalu Berharap


Dan sungguh....


AMARAH Tuhan lalu jadi tak terbendung. Berhala-berhala dihancurkan. Ancaman kelaparan tak terhindarkan. Sebab gagal panen telah di depan mata. Firman Tuhan lewat Nabi Hosea, "Gandum yang belum menguning tak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan tidak akan menghasilkan tepung! Dan seandainya menghasilkan, orang-orang asing akan menelannya" (Hosea 8:7).

Kenapa ini mesti terjadi?
SEMUA ini bermula dari 'salah memilih pemimpin dan asal tetapkan pemuka.' Dan Israel sendiri lalu terjebak dalam orientasi mezbah dan korban. Dan di situlah letak persoalannya. Kata Tuhan, "Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah. Tetapi mezbah itu menjadikan mereka berdosa" (Hosea 8:11).



Tak hanya itu....

MURKA Tuhan sungguh di depan mata, "Mereka menyukai kurban sembelihan. Mereka mempersembahkan daging dan memakannya. Tetapi, Tuhan tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Tuhan akan mengingat kesalahan mereka dan menghukum dosa mereka. Mereka harus kembali ke Mesir" (cf Hosea 8:13).

Kembali ke Mesir?
IYA, kembali ke alam lama. Masuk kembali ke situasi ala penindasan dan tekanan Firaun dan kuat kuasanya. Akan kah Israel bakal mundur setelah 'terlepas dari alam pahit Mesir dan mesti ditarik pulang kembali lagi ke Mesir?'



Itulah...

TUHAN telah dihina dan tak didengarkan. Pemimpin dan pemuka yang lemah dan tanpa aura kepemimpinan itu, justru menjadi 'kesempatan bagi bangsa Israel untuk bersukacita dalam berhala yang benar-benar menjadi awal kemunduran dan bencana bangsa dan negeri.

MUNGKIN KAH di masa kini bakal tampil para penguasa, pemimpin, pemuka, yang lahir dari ayakan keheningan, keseriusan, atau pertimbangan dalam kehendak dan rencana Tuhan?

Kita pasti tak hendak kembali pada 'alam lama, tak maju, serba mandek, atau itu-itu saja.'

DI Tanah Terjanji, janji tetaplah tinggal janji; Raja dan para pemimpin Israel lupa akan janji! Dan jadilah: alam asing menanti, jadi kaum buangan tak terhindarkan, dan sungguh bakal menjadi bangsa yang tak berkenan di hadapan Tuhan...

Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Segala Silam Yang Suram Biarkanlah Berlalu Dalam Kuasa Tuhan Yang Membaharui


Untuk kita renungkan.....

KITA, ada baiknya, menangkap hikmah di balik amarah Tuhan. Dan Hosea telah kembali menyerukannya. Karena itulah:

"Di hari-hari ke depan ini: janganlah kita coba-coba menabur angin, agar tak bakal masuk dalam alam puting beliung..."
Mari.....

Tajamkanlah mata! Asalah pikiran! Dan terutama beningkanlah hati nurani untuk memilih pemimpin, penguasa dan pemuka. Semuanya demi mendapatkan para petinggi kita yang tetap punya pandangan ke LANGIT, serentak berwawasan yang tetap bertumpuh pada TANAH dan alam kehidupan ini.

Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin.


Pater Kons Beo, SVD

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN


Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar