Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Membawa Karunia, Rahmat Dan Berkat Serta Belas Kasih Allah


MEMBAWA KARUNIA, RAHMAT DAN BERKAT SERTA BELAS KASIH ALLAH




(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)

Jumat, 5 Juli 2024

Pekan Biasa XIII/B/II

Misa JUMAT PERTAMA BULAN JULI 2024

Mat. 9:9-13: Matius pemungut cukai mengikuti Yesus


"Bukan orang sehat yang memerlukan tabib/dokter, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah BELAS KASIHAN dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa", kata Yesus kepada orang Farisi yang mempersoalkan dengan muridNya mengapa Yesus "bergaul, makan minum" dengan Matius pemungut cukai dan beberapa orang berdosa lainnya (Mat. 9:12-13).

Tuhan memanggil orang-orang yang diutus-Nya pada saat mereka melakukan rutinitas hariannya. Tuhan memanggil Musa ketika ia sedang menggembalakan ternak milik Yitro, mertuanya (Kel. 31:10). Elisa dipanggil Tuhan sementara dia membajak dengan 12 pasang lembu (1 Raj. 19:19). Tuhan memanggil Daud menjadi raja ketika ia sedang menggembalakan ternak (1 Sam. 16:11-13). Yesus memanggil kedua bersaudara, Simon dan Andreas, pada saat mereka sedang menebar jala untuk menangkap ikan. Kemudian Ia memanggil kedua bersaudara anak Zebedeus yakni Yohanes dan Yakobus yang sementara sibuk membersihkan jala ayah mereka dalam perahu (Mat. 4:18-22).
Matius adalah seorang pemungut cukai. Dia adalah orang biasa saja, malah orang berdosa. Dia adalah orang "sakit" menurut pandangan mata orang kebanyakan berhubung pekerjaan rutinnya sebagai pemungut cukai dan selalu bergaul dengan orang-orang berdosa lainnya. Tetapi dia, justru dipanggil Tuhan untuk bekerja di ladangNya. Dia dipanggil untuk menjadi muridNya ketika dia sedang duduk dan sibuk di kantor bea cukai melakukan pekerjaan rutin sebagai pegawai pajak. Dia dipakai Tuhan untuk membawa karunia, rahmat dan berkat serta belaskasih bagi orang lain. Matius dalam bahasa Ibrani "Mattai" berarti KARUNIA DARI ALLAH. Dia yang adalah pemungut cukai, orang berdosa, dipanggil Tuhan untuk membawa BELAS KASIH, karunia, rahmat dan berkat bagi orang lain.

Saya, andapun dipanggil Tuhan "saat ini di sini" untuk melayani sesama di saat kita sibuk dengan rutinitas setiap hari. Pekerjaan hariaan kita "saat ini di sini", betapapun kecil dan sederhana nilainya, adalah medan panggilan Tuhan bagi kita. Melalui pekerjaam kecil dan sederhana bagaimanapun kita dipanggil dan diutusNya untuk membawa karunia, belas kasih, rahmat dan berkat bagi orang lain. Maka kita diajak untuk menjadi "Mattai-mattai kecil": menjadi pembawa KARUNIA, RAHMAT, BERKAT, BELAS KASIH DARI ALLAH bagi orang banyak melalui karya kita masing-masing.


Selamat merayakan Jumat Pertama bulan Juli 2024. Selamat membawa karunia, rahmat dan berkat serta belaskasih bagi orang lain.

Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati saya, anda sekalian yang telah, sedang dan akan berjuang membawa karunia, rahmat dan berkat serta belaskasihan Tuhan bagi orang lain melalui pekerjaan rutin kita. Amin.
Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar