Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Segala Silam Yang Suram Biarkanlah Berlalu Dalam Kuasa Tuhan Yang Membaharui

Sabtu, 06 Juli 2024





(Pekan Biasa XIII, St Maria Goreti)

Bacaan I Amos 9:11-15

Mazmur Tanggapan Mzm 85:9.11-12.13-14

(Ref: Tuhan berbicara tentang damai kepada umatNya)

Injil Matius 9:14-17

"Kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi mengapa murid-muridMu tidak?"  Mat 9:14

(Quare nos, et Pharisae ieiunamus frequenter: discipuli autem sui non ieiunant?)

SEGALA SILAM YANG SURAM BIARKANLAH BERLALU DALAM KUASA TUHAN YANG MEMBAHARUI


TAK selamanya apa yang kita pikirkan, kita lakukan, kita sikapi mesti menjadi simpul muara dari semua pikiran, sikap dan tindakan dari sesama.

Mengapa demikian?

BISA terjadi bahwa sesama atau orang lain ada dalam keadaan atau situasinya sendiri. Terdapat alasan lain yang bisa menjadi dasar sesama tak sampai pada apa yang kita inginkan.
Lalu akibatnya?

RASA tak puas bisa segera hadir menyergap. Berdampak tak indah pada siapapun sesama yang tak ikuti jalur pikir, rasa, kebiasaan, atau segala mau-maunya kita. Maka, terjadilah gesekan atau bentrokan yang tak terhindarkan....

Sebab lainnya?

TERNYATA bukan hanya ketidaksanggupan dan kekurangan sesama lah yang sulit masuk dalam segala kemauan kita. Tetapi bahwa kita, dan ini lebih banyak kisahnya, terlalu bertahan untuk jadikan diri sendiri sebagai norma atau standar bagi orang lain.

KITA bisa saja 'berfantasi' tentang diri sendiri yang dijejali oleh gelora penuh nafsu. Katakan semisal nafsu kemurnian, nafsu kesalehan, nafsu kebenaran, nafsu kehalalan, nafsu keaslian, nafsu keselamatan atau nafsu serba kepastian.
Sayangnya, jika di kepala dan rasa hati kita, semua yang lain itu, yang berbeda, yang bukan kita telah distigma dan dipersekusi ada di jalur tak terselamatkan...

Tetapi sebenarnya....

KITA bisa saja keliru. Sebab kita berpatok dan berpijak pada 'yang lama, yang dulu, yang usang, yang sudah terlewati dan berlalu.' Sementara kita masih tetap bertahan pada alam 'kantong tua, yang tentunya sulit menampung anggur baru' (cf Mat 9:17).

MURID-MURID Yohanes masih berpola pada tata cara lama. Dan kini mereka harus diilhami dalam cara, pola dan semangat Yesus. Yang membaharui dan menggenapi segalanya.

Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin


Pater Kons Beo, SVD

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar