Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; SULIT Rasanya Untuk Lepas Dari Harapan Demi Kepentingan Dan Kehendak Sendiri

Senin, 06 November 2023
(Pekan Biasa XXXI, St Leonardus dr Noblak, St Leonardus dr Porto Maurizio, St Nuno de Santa Maria Àlvares Pereira)


Bacaan I Roma 11:29-36
Mazmur Tanggapan Mzm 69:30-31.33-34.36-37
(Ref: Demi kasih setiaMu yang besar jawablah aku, ya Tuhan)
Injil Lukas 14:12-14





"...karena mereka tidak punya apa-apa untuk membalas engkau."  Lukas 14:14
(Quia non habent retribuere tibi)


Baca juga yang ini; Renungan Khusus Di Hari Minggu; Sisi Terhormat Kemuridan Dalam Yesus


DI HADAPAN YANG TAK BERPUNYA BANYAK: KERDILKAH HATI INI?


MAKSUDYA terdengar dan terlihat mulia. Katanya demi sesama. Demi hidup orang lain. Namun, apakah semuanya itu bertolak dari sanubari nan tulus? Apakah itu lahir dari marwah hati apa adanya? Itu yang sepatutnya ditelisik dan direnungkan.


Baca juga yang ini, menarik; Satu Permenungan di Bulan Nopember;  Kepada Yang Telah Berpulang


SULIT rasanya untuk lepas dari harapan demi kepentingan dan kehendak sendiri. Itulah sikap, tindakan atau perbuatan yang ujung-ujungnya 'harus ada untungnya buat aku.' Kepentingan dan gejolak hati demi diri sendiri terkadang amatlah sukar untuk ditaklukkan.


INI repotnya jika kita harapkan sekali imbas dari apa yang kita lakukan hanya demi diri sendiri. 'Untuk apa bikin capeh diri, sekian sibuk, berjuang dan berkorban, jika ujung-ujungnya tak ada keuntungan yang diraih dan direguk?


Baca juga yang ini, menarik; Renungan Harian Katolik; Janganlah duduk di tempat terhormat!


APA yang disebut pelayanan penuh tulus, pengorbanan dengan segenap jiwa, dan tindak karitatif, sudah ditantang serius dengan gelora hati ekonomik pelayanan: 'untung apa? Guna apa? Dapat apa?' Maka, jadilah sulit dalam 'beri diri dengan segenap jiwa, segenap akal budi dan segenap hati kepada siapapun 'yang tidak punya apa-apa untuk membalas...'


KERJA, pengabdian, pelayanan, atau perutusan adalah jalur-jalur mulia, indah dan terhormat demi menuju sesama dan demi sesama! Sayangnya, andaikan jalur-jalur ini dibikin sebagai arus balik untuk 'membawa apa yang diharapkan dari sesama demi kepentingan diri sendiri.'


PERGI dengan sukacita sambil membawa harapan bagi dunia dan sesama, itulah amanat Yesus, Tuhan dan Guru. Dan lalu kembali dengan 'ketiadaan dan ketanpaan' itulah jalan injili. Sebab 'mereka tak punya apa-apa yang cukup untuk membalas kepadamu.' Di jalan menjadi murid-murid Tuhan, menjadi tak wajar jika diharapkan sekali berbagai balasan ini itu demi diri sendiri. Namun, yang pasti, kita alami adalah sukacita dan keceriahan di hati. Kita dapatkan doa dan berkat dari sesama-sesama yang tiada berkecukupan itu.


BARANGKALI saja kita mesti merenung serius kata-kata Tuhan, 'Carilah dahulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya. Yang lainnya akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:33). Sayangnya jika kita terlalu bersandar pada harapan dan kehendak sendiri tentang apa yang kita dapatkan.


Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin



Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;https://www.indonesiana.id/profil/27530/Richard-Roden 

Pater Kons Beo, SVD

Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   
   Mangga bantuan dari Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss ternyata tumbuh baik dan sudah menghasilkan uang untuk penerima bantuan bibit mangga tahun 2014 di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023)




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).


Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyayang Disabilitas telah menjadi Anggota.   KSP CU Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)



Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI: https://rentalmobilgatraruteng-labuanbajo.com/

Posting Komentar

0 Komentar