Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; SYUKURLAH Bahwa Ada Sesama Yang Sungguh Jadi Jawaban

Rabu, 14 Juni 2023


(Pekan Biasa X, St Metodius dr Konstantinopel)
Bacaan I 2Korintus 3:4-11
Mazmur Tanggapan Mzm 99:5.6.7.8.9
Injil Matius 5:17-19


"Tetapi kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah"  2Kor 3:5
(Sed sufficientia nostra ex Deo)


MENJADI BERARTI DALAM KUASA TUHAN DAN KEBAIKAN SESAMA

Baca juga yang ini, menarik; Renungan Harian Katolik; Ganti dan Buanglah Ketidakcerdasan Dalam Bertutur Dan Cenderung Bicara Tak Tertib

ADA sekian banyak hal yang tak dapat kita pahami dalam hidup . Dalam dunia yang sekian luas terbentang ini, terasa sukar jika semuanya mesti disusuri dalam ketaksanggupan dan keterbatasan manusiawi.

SYUKURLAH bahwa ada sesama yang sungguh jadi jawaban dari segala ketaksanggupan dan keterbatasan diri kita. Ada sesama yang miliki 'pikiran dan hati' untuk bertindak demi hidup dan keinginan kita.

MAKA, sejatinya, kita tak punya alasan sedikit pun untuk nistakan atau meremehkan keberadaan, hidup dan terlebih kepribadian sesama. Siapapun dia.

DI SISI lain, betapa kita sesungguhnya 'kecil, sederhana, penuh kelemahan, banyak keterbatasan dan rapuh. Namun, tidak kah terdapat juga cahaya kecil pengharapan dalam diri kita demi hidup sesama? Pada titiknya kita menjadi tahu 'bahwa kita mampu, bahwa kita miliki sesuatu yang indah dalam diri.'

Baca juga yang ini; Pojok KITAB SUCI; TUBUH KRISTUS SELAMATKANLAH KAMI; DARAH KRISTUS SUCIKANLAH KAMI 

APA yang disangsikan sebagai 'tak mungkin' justru tampakan sesuatu yang berarti. Kata-kata Rasul Paulus sungguh jelas: 'Tetapi kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah'

'Diri yang merendah' di hadapan Allah dan di hadapan sesama adalah kunci untuk memahami kesanggupan yang kita miliki.

RASUL PAULUS tidak berniat dan tak punya hasrat yang tak terkontrol untuk membawa jemaat kepada dirinya. Ia 'tak cari tenar' atau merekayasa situasi di mana dia harus jadi pusat perhatian! Bagaimanapun tetaplah Allah menjadi yang pertama dan utama serta SEGALANYA.

Baca juga yang ini sangat menarik; Satu permenungan IMAN KATOLIK; Pentekosten dan Kisah Berbahasa Kita 

KITA memang mesti sudahi cara berada dan kecenderungan untuk unjuk diri kian kemari, di sana dan di sini, demi pengakuan bahwa kitalah segalanya. "Bahwa semua yang OK dan baik itu hanyalah karena aku. Sementara yang lain hanyalah 'malapetaka, buruk, jadi beban, makan ongkos dan tak ada apa-apanya.' Yang model begini memang selalu saja terdengar!

Wah, bahaya sudah ini...

Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati
Amin


Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran. Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.



Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Pater Kons Beo, SVD, Roma, Italia

Posting Komentar

0 Komentar