Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Dalam Yesus Hidup Itu Dinyatakan, Dia Datang Dan Hadir Untuk Membawa Kehidupan

Rabu, 27 Desember 2023
(hari ke 3 oktaf natal - St Yohanes Rasul dan Penulis Injil)


Bacaan I 1Yoh 1:1-4
Mazmur 97:1-2.5-6.11-12
(Ref: Bersukacitalah karena Tuhan, hai orang-orang benar)

Injil Yohanes 20:2-8

"Hidup telah dinyatakan dan kami telah melihatnya"  1Yoh 1:2
(Et vita manifestata est, et vidimus...)


DALAM YESUS HIDUP ITU DINYATAKAN



SEKIAN banyak hal telah kita alami. Semuanya berjalan di dalam ziarah hidup ini. Dan itu semua telah jadi kisah dan pengalaman hidup.
KITA telah alami kisah-kisah pro life. Di baliknya ada episode sukacita dan harapan. Tetapi, kita pun alami dan lewati kisah-kisah pahit. Itulah cerita-cerita getir yang telah sesakan dada. Berurai air mata kepedihan.

SEBAGAI pengikut Kristus, semua kisah itu mesti dimaknai dalam terang dan harapan. Sebab, kelahiran dan kedatangan Kristus itu selalu dalam gaung sukacita, harapan dan Kasih.

TAK pernah ada kisah kebinasaan, maut, kehancuran pun kematian kekal di dalam iman akan Yesus. Sebab, Yesus datang dan hadir untuk membawa kehidupan. Dan Dia menghendaki agar kita tetap miliki daya hidup itu. Dan "kita mempunyainya dalam kelimpahan" (cf Yoh 10:10).

YOHANES telah hadir dan memberikan kesaksian tentang hidup dalam Kristus. Hidup itu sungguh telah dinyatakan. Dan ia sendiri telah mengalaminya. Dan hidup yang nyata itu ada dalam Yesus.

HIDUP Kristiani yang dinyatakan itu kini bergerak dan mengalir dalam ziarah hidup setiap kita. Karenanya kita terpanggil menjadi duta-duta kehidupan.
Baca juga yang ini, menarik; Renungan Harian Katolik; Hidup Dan Berkat Penuh Kejutan

DALAM seluruh diri kita, terungkaplah harapan, peneguhan, sukacita, kasih persaudaraan dan Cinta Kasih. Itulah tanda dan gema injili dalam hidup kita yang sederhana.

KITA bukanlah agen-agen maut yang pro kematian dan kebinasaan. Kita bukanlah penebar benih-benih putus asa. Tanpa harapan lagi.

St Yohanes, Rasul dan Penginjil itu selalu bersendi pada harapan penuh sukacita. Tulisnya:

"Apa yang telah kami lihat dan kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga..." (1Yoh 1:3).

Verbo Dei Amorem Spiranti
St Yohanes, Rasul dan Penginjil, doakanlah kami
Tuhan memberkati
Amin

Selasa, 26 Desember 2023
(St Stefanus, Martir Pertama)

Bacaan I Kisah Para Rasul 6:8-10; 7:54-59
Mazmur 31:3cd-4.6.8ab.16bc.17.
Injil Matius 10:17-22

 "qui autem persever├íverit usque in finem, hic salvus erit"
Mat 10:22
(Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya, akan selamat).

GARIS AKHIR MESTI DICAPAI DALAM IMAN


MARILAH kita sekali lagi yakin. Hari kelahiran kita adalah satu keindahan. Itulah kenyataan indah pertama dan asli yang kita punyai. Di hari lahir itu ada sukacita tak terlukiskan. Terdapat harapan. Demi satu perjalanan panjang yang segera kita tapaki. Dalam hidup ini.

TETAPI tahu kah kita bahwa hidup itu punya misterinya sendiri? Terkadang kita merasa sanggup kendalikannya. Namun, kita mesti jujur pula! Ada banyak hal di hidup ini yang jauh dari kesanggupan kita untuk menjangkauinya. Terdapat banyak hal pula yang memperdayain kesangupan kita.

BENAR, bahwa ada kisah-kisah manis yang telah dilewati. Ada sekian banyak pengalaman membanggakan yang telah terukir. Namun, sekian sering kita tak luput dari kisah-kisah nan sulit. Pun kisah-kisah penuh kabut suram di jalan hidup ini.

TUHAN ingatkan para muridNya. Betapa kisah-kisah pilu penuh getir siap menanti. Itulah alam tak bersahabat yang teramat mencekam.  Ketaknyamanan jadi tak terelakan. Bahkan  nyawa dan kehidupan menjadi taruhan yang tak terhindarkan pula.

BAGAIMANAPUN, sepahit dan segelap apapun kisah yang bakal dan telah teralami, tak pernah boleh memadamkan kesetiaan kita dalam pengharapan akan Tuhan.  Hidup ini penuh gelombang kasak-kusuknya.

TETAPI kita mesti berjuang untuk bisa mencapai garis akhir sambil memelihara iman (cf 2Tim 4:7). Di situlah kita mengalami alam keselamatan. Dalam Tuhan yang kita imani dan yang sungguh mengasihi kita. 

Bukankah jalan kemuliaan iman seperti itu telah dilewati  oleh St Stefanus? St Stefanus telah menjadi yang pertama untuk menyatakan bahwa 'langit terbuka, dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah' (Kis 6:56).

Verbo Dei Amorem Spiranti
St Stefanus, doakanlah kami.
Tuhan memberkati.
Amin.

Mari kita renungkan kata-kata St Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
-Pendiri SVD        : 1875
-Pendiri SSpS       :  1889
-Pendiri SSpS-Ap:  1896

  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN


Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Bahaya Perangai Kasar, Nalar Semestinya Sehat


Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;
https://www.indonesiana.id/profil/27530/Richard-Roden 


Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Mangga bantuan dari Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, ternyata tumbuh baik dan sudah menghasilkan uang untuk penerima bantuan bibit mangga tersebut tahun 2014 di Lengkong Cepang, Lembor Selatan.Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:




Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar