Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; MENJADI Orang Terhormat Di Mata Tuhan Adalah Harapan Kita

Senin, 15 Januari 2024
(Pekan Biasa II, St Makarius Agung, St Maurus, St Paulus pertapa, St Plasidus, St Arnoldus Janssen-Pendiri SVD, SSpS, SSpSAP)



Bacaan I 1Samuel 15:16-23

Mazmur Tanggapan Mzm 50:8-9.16bc-17.21.23

(Ref: Orang yang jujur jalannya, akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah)

Injil Markus 2:18-22





"Mengapa engkau mengambil jarahan....?"  
1Sam 15:19

(Quare ergo non audisti vocem Domini sed versus ad praedam es..)




TINDAKAN YANG TAK SEPATUTNYA




TEGURAN Samuel terhadap Saul sungguh terukur. Sebagai Raja Israel, tak sepatutnya ia keluar dari apa yang diperintahkan Tuhan. Yang jahat di mata Tuhan dilakukan Saul, pun juga oleh bangsa Israel.



SAUL tak setia untuk menaklukkan orang Amalek, kaum berdosa itu. Padahal itulah yang diperintahkan Tuhan padanya. Tatapan mata Saul dan hatinya lebih condong pada hamparan jarahan. Saul dan bangsa Israel lebih tertarik pada menjarah kambing, domba dan segala ternak.


Ayo baca juga yang ini; Satu Permenungan Iman Katolik Khusus di Hari Minggu; Tugas Kita,Membawa Sesama Kepada Tuhan


MENJADI orang terhormat di mata Tuhan adalah harapan kita. Kehormatan itu bersinar dalam melaksanakan perintahnya. Bagaimanapun ia menuntut perjuangan dan kesetiaan.



TAK selamanya kita berada di lintasan cerah cemerlang. Sebab, menjadi orang yang cuma terpikat pada jarahan acapkali jadi tantangan yang tak mudah.



Ayo baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Perjamuan Sukacita Dalam Dan Bersama Tuhan Selalu Tanpa Pembatas


PADA jalan serong yang dilintasi Raja Saul, ada suara peringatan tegas dari Samuel. Saul mesti dikembalikan pada jalan yang sepatutnya. Walau, seturut Samuel, Tuhan telah menolak Saul sebagai Raja bagi Israel, toh Saul tetaplah menjadi bagian dari hidup dan sejarah bangsa Israel.


Ayo baca juga yang ini;
 Satu Permenungan Iman Katolik; Saat Kumenipu Diriku Sendiri


SEKIAN banyak 'suara Samuel' menyentak sebagai gema suara Tuhan. Tak untuk menghakimi. Tidak juga untuk menistakan. Tetapi, itulah suara tegas bernada sejuk. Sebab, tak selamanya jalan kita itu selalu penuh harapan menjanjikan. Jalan seperti itu hanya penuh dengan serakan timbunan jarahan.


Verbo Dei Amorem Spiranti

Mari kita renungkan kata-kata St Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
-Pendiri SVD        : 1875
-Pendiri SSpS       :  1889
-Pendiri SSpS-Ap:  1896

  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN


Baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; Bahaya Perangai Kasar, Nalar Semestinya Sehat


Baca juga di sini, Kisah Tentang Kita ;
https://www.indonesiana.id/profil/27530/Richard-Roden 


Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Mangga bantuan dari Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, ternyata tumbuh baik dan sudah menghasilkan uang untuk penerima bantuan bibit mangga tersebut tahun 2014 di Lengkong Cepang, Lembor Selatan.Didokumentasikan oleh Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 




Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:




Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar