Header Ads Widget

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong di tengah Festival Golo Koe Labuan Bajo

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong di tengah Festival Golo Koe Labuan Bajo

Duet Ave dan Vika dihadapan penoton yang memadati Tribun Water Front City Labuan Bajo,malam Selasa (9/8/2022)



umpungjayasiar,com,
RUTENG. Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong sebagai bagian dari Keuskupan Ruteng berpartisipasi secara penuh dalam kegiatan Festival Golo Koe yang diselenggarakan oleh Keuskupan Ruteng, Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo, Flores, (BOPLF), dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo. Kegiatan yang mengikut sertakan 67 Paroki di Keuskupan Ruteng, berpusat di Water Front City, berlangsung dari tanggal 8 - 15 Agustus 2022. Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong mengutus 27 orang pada event ini, diketuai oleh Remigius Harum dan P. Lukas Larun, SVD sebagai Imam Pendamping. Acara festival, menurut Yohanes, salah utusan dari Paroki Ekaristi Kudus ka Reddong, dibuka dengan parade peserta dari pelataran Kampung ujung menuju Water front City, di sini panitia menyambut para peserta secara adat Manggarai, yaitu acara tuak kapu .

Baca juga yang ini : Ayo Jalan - jalan di kota wisata premium Labuan Bajo

Partisipasi Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada Festival ini merupakan bentuk komitmen pastoral dalam mendukung program Keuskupan Ruteng di tahun Pastoral Pariwisata Holistik 2022. Pada event yang bersejarah ini Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong mengisi berbagai acara yang diatur atau diagendakan oleh Panitia Festival, antara lain, pameran barang kerajinan tangan, pengumpulan sampah, ziarah ke Gua Maria Golo Koe, penanaman pohon sebagai aksi ekologis dan pada sesi malam harinya di panggung Water Front anak-anak muda kita mempersembahkan beberapa lagu.

Aksi pengumpulan sampah di Pantai Pede

Berdasarkan pengaturan kegiatan oleh panitia Festival, peserta dari Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong bersama peserta dari beberapa paroki lain utusan kevikepan Ruteng melakukan aksi pengumpulan sampah di lokasi Pantai Pede, kurang lebih 1,5 km jaraknya dari Water Front. Mereka berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 5 karung, kemudian sampah-sampah ini diserahkan kepada Panitia untuk diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Akhir.


Bapak Remigius Harum, Ketua Tim Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada Festival Golo Koe tahun 2022

Remigius Harum, Ketua tim, pada kesempatan melakukan aksi pengumpulan sampah kepada bagian publikasi karya pastoral Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong mengatakan kegiatan ini sangat penting dan merupakan proses edukasi bagi kita peserta festival dan khusus para pengunjung umumnya, agar membuang sampah pada tempatnya sehingga alam tetap terjaga, tidak tercemar dan kita bisa menikmati keindahan pantai.


Dia menambahkan, keterlibatan para peserta dalam aksi pengumpulan sampah merupakan bentuk apresiasi kita semua pada komitmen dari festival Golo Koe untuk menyadarkan masyarakat agar menjaga lingkungan hidup tetap sehat. Pengumpulan sampah sebagai aksi ekoligis sangat edukatif, mengajarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga pantai pede menjadi bersih, asri, indah dipandang mata dan pasti banyak tamu yang datang berkunjung. 


Hal senada disampaikan juga oleh P. Lukas Larun, SVD, Imam pendamping berharap kegiatan ini memberi pelajaran kepada kita supaya bisa menghargai keindahan alam dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Para Peserta Festival dari Paroki AKUKARDO mengikuti Parade pada acara pembukaan Festival Golo Koe, Senin (8/8/2022)

Pada malam kedua Festival, selasa (9/8/2022), Vocal group dan penyanyi duet Ave dan Vika dari paroki EKUKARDO diberi kesempatan untuk mengisi acara hiburan malam yang berpusat di WFC (water front city). Mereka tampil memukau dihadapan ribuan penonton yang memadati tribun WFC malam itu, tidak mengherankan para penonton berteriak spontan dan bertepuk tangan cukup lama sebagai ungkapan rasa puas, mereka terhibur atas penampilan yang luar biasa dari utusan Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong ini.

Pendamping dari anak muda Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong selama festival ini merasa puasa, terhadap kehebatan dan unjuk kebolehan anak-anak muda dalam hal vokal, mereka telah berhasil menghibur para penonton pada malam hiburan.

Sela Kongen memamerken hasil karyanya pada Event Festival Golo Koe

Tidak kalah hebat dari peserta lain soal kreativitas dalam bidang seni kerajinan tangan ditunjukkan juga oleh Sela Kongen, anak muda yang dikenal kreatif dan aktif mendampingi anak-anak sekami di Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong. Hasil karyanya dalam bentuk gantungan kunci, hiasan dinding, aneka lukisan dll dipamerkan dalam Festival yang bergensi ini. Tidak sedikit pengunjung Standnya membeli hasil karyanya dan mengungkapkan rasa kagum dengan buah karya seni dari Sela. Berharap hal ini menjadi inspiransi bagi orang muda yang lain, khususnya di Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong untuk berani merintis Usaha Mikro Kecil dan Menengah di bidang seni kerajinan tangan.

Laporan dari Golo Koe :





Yohanes Sudarso Hajun



Posting Komentar

0 Komentar