Header Ads Widget

Pater Kristianus Sambu SVD; Spirit solidaritas, Beri Makan Kepada Yang Lapar, Tetapi, Caranya Beri Kail Kalau Dia Minta Ikan.


Foto Dewan Pastoral Paroki
Para Pengurus dan Pengawas UBSP Santo Arnoldus Yanssen, Sabtu 25/6/2022 bertempat di Pendopo Pastoran bahas Pola Kebijakan dan Perhitungan Arus Kas untuk 1 Tahun Buku, 2022/2023.


umpungjayasiar.com, RUTENG. Spirit solidaritas, memberi makan kepada yang lapar tetapi dengan cara memberi kail kalau dia minta ikan. 

Pada tanggal 19 Juni 2022 bertempat di Gereja Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, bertepatan dengan perayaan Hari Raya Tubuh Dan Kritus, pelindung Paroki diluncurkan satu wadah usaha bersama simpan pinjam yang diberi nama UBSP Santu Arnoldus Yanssen. Kepada umat paroki yang menghadiri perayaan misa untuk merayakan hari Raya Tubuh dan Darah Kristis serta ulang tahun Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong ke 72 , Pater Kristianus Sambu SVD, Pastor Paroki menjelaskan tentang latar belakang munculnya gagasan untuk membentuk UBSP. 

Menurut dia, UBSP ini menjadi gerakan persekutuan umat Allah sebagai salah satu wujud layanan pastoral diakonia untuk mengatasi soal kesulitan uang tunai dari sebagian umat pada bulan - bulan tertentu disaat dimana hasil dari kebun  dan ternak mereka belum bisa menghasilkan uang serta kesempatan untuk bekerja sebagai buruh harian belum ada.

Selain itu, lanjut Pater Kris pengalaman selama melakukan kunjungan pastoral di 46 Kelompok Basis Gerejani (KBG) ditemukan fakta bahwa tidak sedikit umat menjadi peminjam uang dari beberapa lembaga keuangan koperasi yang menyediakan layanan pinjaman untuk dikembalikan setiap minggu atau hari. Beberapa umat mengaku bahwa pinjaman harian atau mingguan ini sangat memberatkan peminjam sebab cicilannnya dilakukan ada yang setiap hari ada juga setiap minggu, bunga pinjaman dinilai cukup besar. Padahal penghasilan mereka tidak selalu ada setiap hari atau minggu. Tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan pinjaman uang.

Foto UBSP PAROKI EKARISTI KUDUS KA redong
UBSP Santo Arnoldus Yanssen

Sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, jika mereka memahami tentang pengelolaan keluarga dimana jika dirasa penghasilan tidak tentu atau pasti ada setiap hari maka perlu kehati-hatian dalam melakukan pinjaman uang sebab hal ini sangat beresiko, lain halnya jika ada penghasilan tetap setiap hari, jangan-jangan demi melunasi pinjaman mereka pinjam di lembaga lain.

Menyikapi situasi umat paroki yang demikian Pater Kristianus Sambu, SVD, Pater Lukas Larun, SVD, Dewan Pastoral dan Dewan Keuangan Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong menggagas tentang pembentukan UBSP Santo Arnoldus Yanssen dengan memegang prinsip bahwa UBSP ini dibangun dari, oleh dan untuk umat (anggota). UBSP ini akan membawa misi, yaitu meningkatkan pendapatan anggota melalui usaha pertanian, pertanian dll dan kemampuan melek keuangan. Juga untuk membangun solidaritas dalam persekutuan persaudaraan. "Dalam iman kita saling menyelamatkan, termasuk di bidang ekonomi," kata Pater Kris.

"Aspek diakonia, melayani dalam kasih satu sama lain menjadi keutamaan dalam gerakan UBSP ini. Oleh sebab itu, sikap egois harus dijauhkan. Jangan sampai orang berpikir masuk UBSP hanya untuk bisa dapat kesempatan pinjam uang, lalu lupa kewajiban mengembalikan pinjaman setiap bulan. Ada anggota lain yang kita layani agar dapat kesempatan pinjam juga. Jadi iman sebagai dasar untuk kita hidup bersekutu, saling melayani, solider. Saya susah, teman lain bantu; teman lain susah, saya bantu,"ungkap Pater Kris.

Pelayanan Anggota

Sedangkan Paul Peos, Ketua Pelaksana Dewan Pastoral melalui WhatsApp, Minggu [19/6/2022) mengatakan peluncuran wadah Usaha Bersama Simpan Pinjam tingkat paroki hari ini, dapat diterjemahkan sebagai jawaban atas kerinduan umat paroki Ekaristi Kudus ka Redong  akan hadirnya sebuah lembaga keuangan milik umat sendiri yang akan menjadi solusi menghindari umat dari cengkraman para rentenir dalam mendapatkan modal usaha.

Oleh karena itu, Paul  mengajak seluruh umat untuk bergabung dalam wadah ini, percayalah bahwa hadirnya UBSP ini akan banyak membantu meningkatkan usaha terutama dari aspek permodalan. Umat tidak perlu kuatir, tegas Paul, sebab UBSP ini akan dikelola oleh sumber daya manusia yang sangat berpengalaman dalam mengelola Koperasi Kredit di Manggarai.

Adam Musi yang dipercayakan sebagai Manager kepada media paroki Umpungjaya menuturkan bahwa UBSP ini menerapkan pembukuan Standar Koperasi Kredit, ada buku kas, Buku Jurnal, Buku Pencatatan Uang Masuk dan Keluar, Kartu Simpan Pinjam Anggota (KSPA), Buku Anggota, dll dan memiliki pola kebijakan yang mengatur tentang keanggotaan, simpanan, pinjaman dan pembangian Sisa Hasil Usaha (SHU). Anggota bisa mendapatkan laporan keuangan setiap bulan untuk menjamin transparansi.

Gabriel Awak, Ketua Pengurus, periode tahun 2022-2023, mengungkapkan bahwa UBSP Santu Arnoldus Yanssen menerapkan tata kelola yang akuntabel untuk menjamin kepercayaan (credo) sehingga anggota tidak perlu ragu-ragu, takut uangnya hilang, sebab UBSP ini menerapkan sistem pembukuan dan pola kebijakan yang memenuhi standar koperasi kredit.

Selain menyediakan layanan simpanan untuk saham dan tabungan serta  pinjaman anggota, kata Gabriel, UBSP Santo Arnoldus Yanssen, juga akan memberi pendidikan kepada anggota tentang dasar-dasar Koperasi, Melek Keuangan, Pelatihan Bisnis dan spiritulitas Santo Arnoldus Janssen.

Perkembangan Anggota dan Aset dari UBSP Santu Arnoldus Yanssen hingga Minggu (26/6/2022) adalah jumlah anggota 33 orang dan aset sebesar Rp 4.619.000.

Jadwal Pelayanan
Susunan Kepengurusan UBSP Santo Arnoldus Yanssen, masa tugas tahun 2022-2023, adalah Pengurus : Gabriel Awak, Ketua, Bonefasius Harman, Sekretaris, dan M.M Rosa Dalima, Bendahara. Pengawas : P.Kristianus Sambu, SVD, Ketua, Rikhardus Roden Urut, Sekretaris dan Paul Peos, Anggota.

Proses menjadi anggota dari UBSP Santo Arnoldus Yanssen;

  1. Menyerahkan masing-masing 1 lembar foto copy KTP dan Kartu Keluarga
  2. Mengisi formulir permohonan menjadi anggota
  3. Menyerahkan uang pangkal Rp 20.000, Simpanan Pokok (SP) Rp 100.000, Simpanan Sukarela (SS) minimum sebesar Rp 5.000 dan Simpanan Wajib (SW) Rp 10.000, Total Rp 135.000.


Bagian Publikasi; Rikardus Roden Urut

Segelas Kopi ARABIKA Manggarai FLORES


Posting Komentar

0 Komentar