Header Ads Widget

Renungan Harian Katolik; Menuju Akhir Hidup Penuh Keharuman

Senin, 25 Maret 2025


(Pekan Suci)

Bacaan I Yesaya 42:1-7

Mazmur Tanggapan Mzm 27:1.2.3.13-14

(Ref: Tuhan adalah terang dan keselamatanku)

Injil Yohanes 12:1-11

"Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal dan meminyaki kaki Yesus.."

Yoh 12:3

(Maria ergo accèpit libram unguènti nardi pìstici, pretiòsi, et unxit pedes Iesu...)


MENUJU AKHIR HIDUP PENUH KEHARUMAN

ADA yang tak terhindarkan dari ziarah hidup kita. Itulah hari kematian dan hari pemakaman dari setiap kita. Pada saatnya setiap kita pasti mengalaminya.

Sebaiknya baca juga yang ini; Refleksi Minggu Palma; Berjalan Bersama Di Dalam Dunia Yang Terluka


SETIAP kita, dalam ziarah hidup ini, bertarung untuk hidup dalam keharuman. Namun itu bukan untuk sebuah reputasi. Tak juga untuk satu pencitraan akan diri sendiri.

DALAM segala kekurangan dan keterbatasan diri sendiri, di ziarah hidup, kita tetap terpanggil untuk "meminyaki dan mengharumkan hidup sesama." Kita berjuang agar ziarah hidup sesama itu tetaplah dalam harapan. Tak jatuh dalam kesia-siaan.

Sebaiknya baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik;  Kejutan Di Luar Kendali

ADA yang dapat kita belajar dari Maria, saudari Lazarus. Saat ia meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya.

"MENGHARUMKAN sesama" menuntut kelepasan dari diri, 'yang istimewa milik kita.' Semuanya demi hidup sesama yang lebih baik. Dan bukan kah dibutuhkan kerendahan hati untuk 'menunduk' dan 'menyeka kaki sesama'?

Sebaiknya baca juga yang ini; Renungan Harian Katolik; SIAPAPUN Kita Bisa Hehilangan Diri Sendiri.

SUNGGUH! 'Mengharumkan sesama' dalam situasi hidupnya yang sulit, menuntut pengorbanan dan kerendahan hati. Sesuatu yang tak mudah. Tetapi itulah yang mesti dilewati!

HARI KEMATIAN dan PEMAKAMAN Tuhan segera disongsong! Maria, telah mengharumkan Tuhan dalam tindakannya. Hidup Yesus mesti tetap menjadi kisah dan tanda keharuman bagi dunia dan bagi sesama.

ITULAH juga yang menjadi tugas dan tanda nyata dari setiap tapak perjalanan hidup kita! Maka, buatlah hidup sesama jadi semerbak harum mewangi. Selalu ada harapan di perjalanan menuju hari dan saat tak terhindarkan itu.

Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin.


Pater Kons Beo, SVD

Mari kita renungkan kata-kata St. Arnoldus Janssen (perayaan 15 Januari):
  1. Pendiri SVD        :  1875
  2. Pendiri SSpS       :  1889
  3. Pendiri SSpS-Ap :  1896
  1. "Tabahkanlah hatimu dengan gembira, jangan merasa cemas bila salib-salibmu sering-sering terlalu kasar, terlalu berat dan tajam pada sisi-sisinya. Semuanya akan berakhir, tapi ganjaran yang abadi tak kan ada kesudahannya." 
  2. "Teguhkanlah hatimu dan percayalah kepada Allah. Sesudah hari-hari gelap akan menyusul hari-hari cerah. Anggaplah semuanya ini sebagai hal yang pasti."
  3. Sebagaimana seorang pengemis tidak dapat menyombongkan diri, kalau ia menerima pemberian-pemberian yang besar, demikian pula kita tidak  boleh bersikap angkuh atas anugerah-anugerah Allah."
  4. "Berbahagialah orang yang tidak takut untuk hidup dalam ribuan pengorbanan dan kekurangan demi memperoleh banyak orang bagi Kristus."
  5. "Semakin banyak kita menghormati ROH KUDUS, kita semakin layak untuk menerima karunia-karuniaNYA."

St. ARNOLDUS JANSSEN,
DOAKANLAH KAMI
AMIN

Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, Minggu (10/3/2024) menyelenggarakan pertemuan pastoral untuk membentuk kepanitian Prosesi Sakramen Maha Kudus (Juni 2024) dan Perayaan Pesta Intan (75 tahun) Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong pada bulan juni tahun 2025, bertempat di Pendopo Pastoran.

Pertemuan dihadiri oleh Pator Paroki, Dewan Inti Pastoral, utusan komunitas Biara Suster (KFSA/PSM/AHKYB/PSM), Ketua Wilayah (Woang/Redong/Perumnas), Utusan dari Kelompok Katergorial (Vanclar/KTM/Legio Maria/OMK). Jumlah mereka sebanyak 35 orang.






Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss melakukan suatu survei pasar untuk mengetahui pasokan dan permintaan sayur-sayuran di Pasar Lembor, Ruteng, dan Borong. Hasil survei ini kemudian menjadi acuan dalam menyusun suatu panduan pola dan waktu tanam yang terfokus pada pasar  

   Pohon Mangga ini tumbuh baik hingga saat ini di kebun salah satu keluarga di Paroki Lengkong Cepang. Benihnya disediakan oleh Program kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss, tahun 2014. 
Didokumentasikan oleh
Stef Jegaut, Selasa (15/8/2023) 





Pada program Pemberdayaan Sosial-Ekonomi, kerjasama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Steinhauzen - Swiss tahun 2014, salah satu kegiatannya, adalah mempromosikan pembuatan Toilet dan Septik Tank menggunakan bambu untuk menggantikan fungsi besi beton, ternyata masih bertahan kuat sampai saat ini di Lengkong Cepang. Didokumentasikan oleh Stef Jegaut,Selasa (15/8/2023).

Adalah Koperasi Simpan Pinjam Inklusi di Manggarai, 25 orang Penyandang Disabilitas telah menjadi Anggota KSP Credit Union Florette: Menyediakan Pinjaman Berbunga Rendah, melakukan Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi (bisnis) dan mengajarkan Literasi/Melek Keuangan. Kerja sama dengan Yayasan Ayo Indonesia (Rumah Belajar)


Jasa Rental Kendaraan untuk Anda, Kami Siap Melayani dengan HATI:



Ayo Merawat Bumi, Rumah Kita Bersama
Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Posting Komentar

0 Komentar